SCALA by Metranet: Kesiapan Data Menjadi Kunci Keberhasilan Implementasi AI di Berbagai Sektor
Kamis, 2 Juli 2026
Posted by: 
Askar Juara

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga dunia usaha. Namun, keberhasilan implementasi AI tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Kualitas data, tata kelola informasi, kesiapan infrastruktur, hingga kemampuan organisasi dalam mengelola perubahan menjadi faktor yang menentukan apakah AI mampu memberikan nilai tambah bagi proses bisnis maupun pelayanan publik.


Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam Expert Talks: Accelerating Digital Transformation Through AI and Exploratory Data Analytics yang diselenggarakan oleh SCALA by Metranet di Habitare Rasuna, Jakarta, Rabu (1/7). Forum ini mempertemukan perwakilan kementerian, institusi pendidikan, perusahaan, dan praktisi teknologi untuk berbagi pengalaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dan Exploratory Data Analytics sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di berbagai sektor.


Sebagai keynote speaker, pakar teknologi informasi Onno W. Purbo menilai bahwa kualitas data merupakan fondasi utama dalam implementasi Artificial Intelligence. Menurutnya, AI hanya akan menghasilkan analisis dan rekomendasi yang akurat apabila didukung data yang berkualitas serta penyusunan prompt yang tepat sesuai kebutuhan pengguna dan konteks organisasi. Tanpa fondasi tersebut, pemanfaatan AI berisiko tidak mampu memberikan hasil yang optimal bagi organisasi.


Perspektif mengenai pentingnya kualitas data tersebut kemudian diperdalam dalam sesi panel diskusi yang menghadirkan Fernando Sumarto Sitorus, Kepala Pusat Manajemen Data dan Transformasi Digital (Pusat Meta Transdigi) Kementerian Sekretariat Negara, bersama Abdul Qifli Sangadji dari Bangunindo. Diskusi membahas tantangan implementasi AI di sektor pemerintahan maupun enterprise, mulai dari kesiapan data dan data governance, keamanan informasi, hingga strategi membangun infrastruktur yang mendukung pemanfaatan AI secara berkelanjutan.


Dalam diskusi ini, Fernando menjelaskan bahwa pentingnya peran dashboard yang berbasis data real-time semakin meningkat. Menurutnya, pemanfaatan data perlu dilakukan pengelolaan clean data agar informasi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa memerlukan proses pengolahan ulang. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelaporan sekaligus mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat di lingkungan pemerintahan. Fernando menambahkan informasi dalam dashboard ini tidak hanya menyajikan data bersifat deskripsi tetapi juga informasi prediksi dan preskriptif atau rekomendasi.


Diskusi panel juga menggarisbawahi bahwa tantangan implementasi AI tidak berhenti pada aspek teknologi. Peserta dari berbagai kementerian, perguruan tinggi, dan perusahaan mengangkat isu perlindungan data sensitif, kebutuhan membangun infrastruktur AI yang aman, hingga pentingnya memulai implementasi AI dari kebutuhan bisnis yang jelas. Para narasumber sepakat bahwa kualitas data, tata kelola informasi, kompetensi sumber daya manusia, serta keamanan sistem merupakan fondasi yang perlu dipersiapkan agar pemanfaatan AI mampu memberikan dampak yang nyata bagi organisasi.


Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, mengatakan bahwa tingginya antusiasme organisasi terhadap Artificial Intelligence perlu diimbangi dengan kesiapan membangun fondasi digital yang kuat agar investasi teknologi dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.


"Saat ini banyak organisasi mulai berbicara tentang Artificial Intelligence. Namun, tanpa data yang berkualitas dan tata kelola yang baik, AI tidak akan menghasilkan keputusan yang lebih baik. Karena itu, kami ingin mendorong organisasi memahami bahwa transformasi digital dimulai dari kesiapan pondasinya, bukan sekadar mengadopsi teknologi terbaru. Melalui Expert Talks ini, SCALA by Metranet menghadirkan ruang kolaborasi bagi pemerintah, dunia usaha, dan praktisi teknologi untuk saling berbagi pengalaman sehingga implementasi AI dapat memberikan dampak nyata bagi organisasi," ujar Faisal Yusuf.


Melalui Expert Talks, SCALA by Metranet berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri semakin kuat dalam mempercepat pemanfaatan AI dan data analytics di Indonesia. Pertukaran pengalaman lintas sektor dinilai penting untuk membantu organisasi memahami tantangan implementasi AI sekaligus mendorong lahirnya praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan masing-masing organisasi.


Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Metranet sebagai Digital Enabler for Nation dalam menghadirkan solusi digital yang membantu organisasi mengelola data, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat pengambilan keputusan melalui pemanfaatan teknologi yang relevan dan adaptif.