
Demak, 25 Desember 2025 — Kabupaten Demak mencatatkan kemajuan signifikan dalam penanganan stunting melalui penguatan tata kelola data kesehatan berbasis digital. Hal ini diwujudkan melalui implementasi SIBERPASTI (Seni Berlian Lepas Stunting), platform Dasbor Manajemen Stunting yang dikembangkan oleh Metranet melalui unit bisnis Cazbox untuk menyediakan data real-time, terintegrasi, dan dapat segera ditindaklanjuti.
Sebagai solusi digital, SIBERPASTI menggantikan metode pencatatan manual yang selama ini menjadi kendala dalam konsolidasi dan analisis data lintas wilayah. Platform ini menyajikan data sasaran prioritas secara komprehensif mulai dari calon pengantin, ibu hamil berisiko tinggi, ibu pasca persalinan, hingga balita, termasuk riwayat penyakit, status gizi, metode dan lokasi persalinan, hingga riwayat penggunaan KB pascapersalinan. Seluruh informasi tersaji dalam format digital yang terstruktur dan akurat, memperkuat ketepatan pengambilan keputusan di lapangan.
Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Keluarga Berencana (DINPERMASDES) P2KB Kabupaten Demak, Indah Kusumawati, menyampaikan “SIBERPASTI mempermudah proses pencatatan dan pelaporan secara digital. Dengan data real-time, intervensi dapat dilakukan lebih cepat tanpa menunggu laporan menumpuk. Implementasi ini juga mendorong terbentuknya WPS (Warga Peduli Stunting), yang berperan aktif dalam pemantauan kondisi sasaran di wilayah masing-masing.”
Penguatan tata kelola data melalui SIBERPASTI turut berkontribusi pada capaian positif Kabupaten Demak dalam pengendalian stunting. Berdasarkan data pemerintah daerah, pada tahun 2023 angka stunting di Demak berada pada 9,5%, dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 10%. Capaian ini menempatkan Demak sebagai salah satu daerah dengan performa yang konsisten dalam pengendalian stunting di tingkat provinsi. Data tersebut menunjukkan bahwa tata kelola informasi yang lebih terstruktur dan real-time melalui SIBERPASTI berperan penting dalam memastikan ketepatan intervensi di lapangan.
Sebagai bagian dari komitmen Metranet dalam memperkuat ekosistem digital nasional, Cazbox terus menyempurnakan Dasbor Manajemen Stunting agar tidak hanya berfungsi sebagai sistem pencatatan, tetapi berkembang menjadi sistem pendukung pengambilan keputusan. Sistem ini dirancang untuk membantu pemerintah menganalisis data, mengidentifikasi risiko, serta menentukan intervensi yang paling tepat berdasarkan informasi yang tervalidasi. Ke depan, pengembangan ini akan dilengkapi integrasi kecerdasan buatan (AI) untuk menghadirkan rekomendasi intervensi adaptif, proyeksi tren kasus hingga tingkat desa atau kelurahan, serta penetapan prioritas sasaran secara otomatis sesuai dinamika kondisi lapangan.
General Manager Cazbox, Fajar Arifin, mengatakan “Kami terus mengembangkan Dasbor Manajemen Stunting agar mampu mengikuti dinamika kebutuhan di lapangan. Integrasi AI akan mempercepat proses analisis sekaligus menghadirkan rekomendasi intervensi yang lebih presisi,” ungkapnya.
Keberhasilan implementasi SIBERPASTI di Kabupaten Demak menunjukkan bahwa transformasi digital adalah fondasi penting dalam percepatan penurunan stunting. Dengan data yang cepat, terstandardisasi, dan mudah diakses, pemerintah daerah memiliki instrumen yang lebih kuat dalam memastikan kualitas intervensi dari fase pencegahan hingga penanganan kasus. Inisiatif ini berkontribusi langsung pada penguatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung agenda menuju Indonesia Emas 2045.





